Aaru Tas Santai Motif Ulap Doyo

Politeknik Negeri Samarinda, Desain Produk

Shafa Fahira, Ramadhan S. Pernyata

DESKRIPSI

Tas Santai Perempuan Beraksen Kain Ulap Doyo ini salah satu pemanfaatan Ulap Doyo di dalam bidang fashion yang menjadikan ulap doyo sebagai bahan pendukung yang berperan sebagai motif. Ulap Doyo yang biasa hanya dipakai dalam kegiatan adat. Bahkan di kalangan anak muda Ulap Doyo masih terasa asing. Hal ini menjadi alasan utama menjadi alasan utama dibuatnya produk ini. Dengan dibuatnya desain tas ini yang dalam proses pembuatannya melibatkan masyarakat khususnya anak muda dalam penentuan bentuk serta warna diharap menjadi langkah awal untuk mengenalkan produk dan ulap doyo. Tas Santai Motif Ulap Doyo ini merupakan tas yang hakikatnya cocok untuk dibawa saat berpergian dan berkumpul dengan kerabat. Maka tas ini akan menjadi salah satu sarana pengenalan budaya sekaligus alat bantu bawa yang memenuhi kebutuhan aktivitas target utama pasar.

 

KONSEP DESAIN

Gaya desain yang akan digunakan adalah gaya desain Eklektik. Gaya desain eklektik diambil dari 2 gaya desain dengan nilai tertinggi. Hal ini karena produk tas ini ingin menonjolkan nilai natural dari material-material yang digunakan. Serat Ulap Doyo menjadi kontras di bahan dasar kulit. Hal ini mewakilkan gaya desain rustic .Sementara bentuk organis sederhana dan minimnya aksesoris pada tas merupakan gaya desain modern. Perpaduan gaya desain ini dinilai dapat menarik minat target pasar. Warna yang akan digunakan disesuaikan dengan gaya desain yang dipilih yakni warna rustic. Hal ini untuk mempertahankan warna asli dari bahan itu sendiri.

 

SPESIFIKASI DESAIN

Dipilihlah bentuk Sling bag/ Crossbody bag berdasarkan analisis penggunaan model tas terbanyak yang dipakai oleh target pasar. Ruang penyimpanan pada desain ini merupakan fasilitas yang akan memenuhi kebutuhan aktivitas pengguna. Di samping kiri dan kanan akan dipasang ring D dan Snap hook yang berguna untuk melepas pasang strap. Pada strap akan dipasang ring jalan yang dapat digunakan untuk mengatur panjang pendek dari tali tas sesuai kebutuhan pengguna. Serta untuk sistem buka tutup akan dipakai 2 sistem. Pada lapis pertama akan dipakai magnetics buttom antara flap tas dan badan tas. Sementara pada badan tas akan dipasang zipper berjenis Metal Zipper. Dengan adanya 2 lapisan sistem buka tutup dapat menjadikan isi tas lebih aman dari kehilangan dengan alasan jatuh ataupun lainnya. Teknik jahit yang akan digunakan adalah jahit mesin dan jahit tangan. Jahit mesin akan mempermudah produksi tas, sementara jahit tangan akan menjadi detail yang dapat menjadi nilai lebih dari produk ini. Material yang akan digunakan adalah jenis kulit Grain yang kualitasnya semakin membaik seiring waktu dan ulap doyo dengan motif naga yang akan mencerminkan keanggunan seorang perempuan yang menjadi target utama pasar penjualan produk. Warna yang akan digunakan adalah warna asli dari bahan yan dipakai.